Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pegawai RSUD M Sani Bunuh Diri 

- Author

Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Korban dibawa menuju ambulan untuk dipulangkan ke rumah duka. Foto: KepriHeadline.id

Jasad Korban dibawa menuju ambulan untuk dipulangkan ke rumah duka. Foto: KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Kepolisian Resor Karimun membeberkan dugaan penyebab pegawai RSUD Muhammad Sani Bunuh diri dengan cara gantung diri di lantai 6 RSUD Muhammad Sani. Dugaan tersebut berdasarkan beberapa keterangan dari pihak keluarga dan rekan-rekan korban. Salah satu penyebab ialah karena diduga depresi akibat sakit yang dideritanya. Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus menyebutkan, dari hasil pemeriksaan awal korban diduga mengidap gangguan psikologi, akibat sakit insomnia yang dideritanya sejak lama 6 tahun lalu. “Hasil pemeriksaan awal, karena gangguan psikologi. Korban diketahui sudah pernah berkonsultasi dengan dokter spesialis maupun psikiarter di Karimun, Batam dan Malaysia,” kata Kapolres ditemui saat turun langsung ke RSUD Muhammad Sani. Disebutkannya, korban juga diketahui pada 3 tahun lalu, pernah melakukan upaya bunuh diri. Namun, saat itu, aksi korban digagalkan oleh pihak keluarga. “Korban merupakan pegawai negeri sipil di RSUD Muhammad Sani dan kerja dibagian kelistrikan,” katanya. Kapolres Fadli mengungkapkan, dari pemeriksaan visum dilakukan oleh dokter, diketahui dari kondisi tubuh, korban sudah meninggal dunia dengan perkiraan 2-8 jam.
Baca Juga :  Wagub Kepri Dorong Investasi dan Pembangunan Infrastruktur di Karimun
“Sudah 2-8 jam dari pemeriksaan dokter. Namun, korban ditemukan Sementara sekira pukul 18.00 WIB,” ujarnya. Sebelumnya diberitakan, Pegawai RSUD ditemukan tewas dengan posisi gantung diri di Lantai 6 RSUD Muhammad Sani, Sabtu 20 Januari 2024. Berdasarkan informasi dihimpun KepriHeadline.id, pegawai RSUD Muhammad Sani yang ditemukan tewas dalam posisi gantung diri itu diketahui berinisial Da (43), seorang laki-lakidan merupakan warga Kampung Harapan, Kecamatan “Korban merupakan seorang pegawai pemeliharaan kelistrikan di RSUD Muhammad Sani berinisial Da, Ditemukan sore tadi,” kata seorang warga ditemui di kamar mayat RSUD Muhammad Sani. Ia mengatakan, korban ditemukan di lantai 6 RSUD Muhammad Sani, tepatnya di tangga darurat. “Pertama kali ditemukan oleh Satpam RSUD Muhammad Sani,” ujarnya. (*) Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karimun Resmi Luncurkan City Branding Baru untuk Perkuat Citra Daerah
Dua Wisatawan Mancanegara Asal Malaysia Buka Kunjungan Wisata 2026 di Karimun
Aktivitas Diduga BBM Ilegal Marak di Perairan Meral Karimun, Aparat Diminta Bertindak
TNI AL Evakuasi Seluruh Crew SB Srikandi Express yang Tenggelam di Perairan Pulau Parit Karimun
Speed Boat Ekspedisi Tenggelam di Perairan Karimun, Ratusan Paket Barang Dievakuasi
Satresnarkoba Polres Karimun Sita Ribuan Gram Barang Bukti Sabu dari 49 Kasus Sepanjang 2025
11 Nyawa Melayang di Jalan Raya Karimun Sepanjang 2025
PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan Perayaan Natal GPIB Ora Et Labora Sungailiat

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:33 WIB

Karimun Resmi Luncurkan City Branding Baru untuk Perkuat Citra Daerah

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:50 WIB

Dua Wisatawan Mancanegara Asal Malaysia Buka Kunjungan Wisata 2026 di Karimun

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:23 WIB

Aktivitas Diduga BBM Ilegal Marak di Perairan Meral Karimun, Aparat Diminta Bertindak

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

TNI AL Evakuasi Seluruh Crew SB Srikandi Express yang Tenggelam di Perairan Pulau Parit Karimun

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:22 WIB

Speed Boat Ekspedisi Tenggelam di Perairan Karimun, Ratusan Paket Barang Dievakuasi

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca