Pertamina Bantu 13.000 Tabung Gas Elpiji Penganti untuk Karimun

- Author

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Pertamina akan menambah lebih kurang 13 Ribu Tabung Elpiji 3 Kilogram untuk Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Tabung Gas Elpiji pemberian Pertamina itu akan menganti tabung-tabung yang telah mengalami kerusakan akibat pendistribusian. Dimana, berdasarkan data, terdapat 28.000 tabung gas elpiji yang tersebar di Masyarakat, mengalami kerusakan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, Pertamina telah menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menambah tabung gas elpiji, guna menganti tabung gas yang sudah tidak layal atau alami kerusakan.

“Sesuai dengan surat yang telah kita ajukan, 13 ribu tabung tersebut akan diperuntukkan untuk Karimun seluruhnya,” kata Bupati Rafiq.

Rafiq menyebutkan, ketersediaan tabung gas elpiji penganti itu, merupakan untuk peruntukan wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Dan atas pertimbangan kebutuhan, tabung-tabung gas itu akan diprioritaskan ke Karimun.

“Sebenarnya, ketersediaan tabung itu untuk Kepri. Tapi karena Karimun membutuhkan, maka pertamina akan mendistribusikannya ke Karimun,” ujar Rafiq.

Orang nomor satu di Karimun itu menjelaskan, sejak tahun 2023 hingga 2024 saat ini. Pertamina telah mendistribusikan tabung pengganti sebanyak 18 ribu tabung. Dan akan kembali ditambah dengan 13 ribu tabung.

“Jadi sebelumnya itu sudah ada 18 ribu yang didistribusikan, ini ditambah lagi 13 ribu tabung,” sebutnya.

Ia mengatakan, saat ini kuota gas di Karimun sendiri telah dapat terpenuhi. Hanya saja, kendala yang terjadi saat ini, masih banyaknya ditemukan tabung-tabung gas yang mengalami kerusakan dan juga jadwal pendistribusian yang terlambat.

Hal itu, Menurutnya, memicu terjadinya keterlambatan dalam pendistribusian kepada masyarakat.

“Untuk gas sebenarnya telah terpenuhi, hanya tinggal mengatur jadwal pendistribusian kembali, agar semuanya bisa stabil,” katanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB