Pemkab Karimun Lelang 50 Kendaraan Dinas Rusak, Nilai Aset Rp 107 Juta

- Author

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Karimun meninjau aset kendaraa milik Pemkab Karimun yang telah tidak layak pakai di DPRD Karimun. FOTO:ricky/kepriheadline.id

Wakil Bupati Karimun meninjau aset kendaraa milik Pemkab Karimun yang telah tidak layak pakai di DPRD Karimun. FOTO:ricky/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun melelang sedikitnya 50 unit kendaraan dinas yang sudah tidak layak pakai. Total nilai aset berdasarkan penilaian Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam mencapai Rp 107 juta.

Puluhan kendaraan tersebut terdiri dari 17 unit sepeda motor, 31 unit mobil dinas, 1 unit bus, dan 1 unit alat berat jenis ekskavator. Seluruhnya merupakan pengadaan sekitar tahun 2000 dan kini mengalami kerusakan berat.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengatakan proses administrasi lelang telah selesai. Pemerintah daerah kini hanya menunggu jadwal resmi pelaksanaan dari KPKNL Batam.

“Semua administrasi sudah selesai, tinggal menunggu jadwal pelelangan dari KPKNL Batam,” ujar Rocky saat meninjau langsung aset kendaraan yang akan dilelang di halaman Kantor DPRD Karimun, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Polsek Balai Karimun Amankan Pelaku Pengrusakan Lampu Hias Coastal Area

Rocky menjelaskan bahwa lelang akan dilakukan secara terbuka dan kolektif melalui sistem online, tidak per unit secara terpisah. Hal ini agar prosesnya lebih efisien dan transparan.

Berdasarkan kajian KPKNL Batam, total nilai wajar 50 unit kendaraan tersebut mencapai Rp 107.671.000. Seluruh aset dilelang dalam bentuk besi scrap, mengingat kondisinya yang sudah tidak memungkinkan untuk digunakan kembali.

“Penilaian KPKNL menunjukkan total nilai materiel sebesar Rp 107.671.000,” kata Rocky.

Ia menambahkan, pelelangan ini dilakukan sebagai bagian dari penertiban aset daerah agar tidak ada kesan pembiaran terhadap barang milik negara.

“Jangan sampai aset negara terkesan dibiarkan dan terbengkalai,” ujarnya.

(*)


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Karimun Perkuat Sinergi dengan Kejari, FKUB, dan MUI di Hari Pertama Bertugas
Stok Beras Karimun Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu Kelangkaan
Tinjau Kebun Wonotirto Lanal Karimun, Pangkogabwilhan I Dorong Swasembada Pangan Karimun
Dihadiri Lebih dari 3.000 Jemaat, Natal Oikumene Karimun Berlangsung Khidmat dan Meriah
Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Perairan Karimun Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
Pangkogabwilhan I dan Bupati Karimun Resmi Buka Festival Jong Nusantara 2026
Polres Karimun Gelar Kenal Pamit Kapolres, AKBP Yunita Stevani Resmi Jabat Kapolres Karimun
PT Timah Perkuat Budaya Kerja Lewat Workshop Culture untuk Dukung Transformasi Perusahaan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:21 WIB

Kapolres Karimun Perkuat Sinergi dengan Kejari, FKUB, dan MUI di Hari Pertama Bertugas

Senin, 12 Januari 2026 - 16:09 WIB

Stok Beras Karimun Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:29 WIB

Tinjau Kebun Wonotirto Lanal Karimun, Pangkogabwilhan I Dorong Swasembada Pangan Karimun

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:05 WIB

Dihadiri Lebih dari 3.000 Jemaat, Natal Oikumene Karimun Berlangsung Khidmat dan Meriah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:49 WIB

Korban Terakhir Speed Boat Tenggelam di Perairan Karimun Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca