Pekerja Kebersihan Karimun Mogok Kerja, Sampah Menumpuk Akibat Gaji Tak Kunjung Dibayar

- Author

Senin, 17 Februari 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Karimun Djunaidi bertemu petugas kebersihan Karimun membicarakan permasalahan gaji mereka yang tak kunjung dibayarkan. Foto: istimewa/kepriheadline.id

Sekda Karimun Djunaidi bertemu petugas kebersihan Karimun membicarakan permasalahan gaji mereka yang tak kunjung dibayarkan. Foto: istimewa/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Para pekerja kebersihan di Karimun tetap bersikeras melakukan aksi mogok kerja setelah dua bulan gaji mereka tak kunjung dibayarkan. Hingga kini, mereka belum mendapat kepastian terkait pencairan hak mereka.

Dalam pertemuan bersama Sekda Karimun pada Minggu, 16 Februari 2025, para pekerja menyampaikan kekecewaan mereka.

Salah seorang sopir mobil kebersihan, Indra, menegaskan bahwa belum ada titik terang mengenai pembayaran gaji mereka.

“Kami hanya ingin kejelasan. Jika gaji kami cair, kami siap langsung bekerja,” ujar Indra.

Namun, karena hingga saat ini belum ada kepastian, mereka memilih untuk tetap melanjutkan aksi mogok kerja.

“Kemungkinan besar kami akan terus mogok sampai gaji kami benar-benar masuk ke rekening,” tambahnya.

Aksi mogok yang berlangsung sejak Jumat lalu telah menyebabkan penumpukan sampah di berbagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Indra pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kebersihan.

“Kami memahami ini berdampak pada masyarakat, dan kami mohon maaf. Tapi kami juga memiliki keluarga yang harus dinafkahi,” ungkapnya.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Karimun mengumpulkan para pekerja kebersihan dalam pertemuan yang dipimpin Sekda Karimun, Djunaidi, di Komplek Kantor Bupati. Dalam pertemuan itu, Djunaidi menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran gaji terjadi akibat kebijakan pemerintah pusat terkait status Tenaga Harian Lepas (THL).

Baca Juga :  Viral Keributan di Atas SB Satria, Ini Penjelasan KSOP Karimun

“Persoalan ini tidak hanya terjadi di Karimun, tetapi juga di daerah lain, termasuk di Kepri,” kata Djunaidi.

Menurutnya, pembayaran gaji saat ini dapat dilakukan melalui pihak ketiga, namun Pemkab Karimun masih mencari solusi agar pencairan dapat segera terlaksana dengan tetap mengikuti regulasi.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPKP dan BPK untuk mencari solusi terbaik agar gaji segera dibayarkan,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Pemkab juga menawarkan skema pembayaran harian sebagai solusi sementara. Namun, para pekerja menolak dan tetap meminta gaji mereka dibayarkan penuh.

Hingga kini, aksi mogok kerja masih berlanjut, dan Pemkab Karimun berjanji akan segera menyelesaikan persoalan ini agar layanan kebersihan kembali normal.

“Insyaallah, akan ada solusi terbaik agar Kabupaten Karimun tetap bersih dan nyaman,” tutup Djunaidi.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bakti Sosial HPN 2026, Polres Karimun dan PWI Tebar Kepedulian untuk Warga
Batal Dilantik Meski Peringkat Pertama, Hasil Seleksi Dirut Perumda Tirta Mulia Karimun Digugat
Gudang Penyimpanan Material Bangunan di Karimun Hangus Terbakar
Perumda Karimun Tata Ulang Pasar Sore, Area Parkir Dikembalikan ke Fungsi Awal
Pemilik IPR Edy Anwar Klarifikasi Tudingan Negatif soal Tambang Pasir di Perairan Pulau Babi
Dua Rumah Kosong di Vila Bukit Balai Permai Karimun Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
Kelangkaan LPG 3 Kg Terjadi di Kundur Karimun, Pemda Ungkap Penyebabnya
Pedagang Pasar Sore Puan Maimun Tolak Relokasi, Pasar Sore Terancam Ditiadakan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:47 WIB

Bakti Sosial HPN 2026, Polres Karimun dan PWI Tebar Kepedulian untuk Warga

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:30 WIB

Batal Dilantik Meski Peringkat Pertama, Hasil Seleksi Dirut Perumda Tirta Mulia Karimun Digugat

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:50 WIB

Gudang Penyimpanan Material Bangunan di Karimun Hangus Terbakar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pemilik IPR Edy Anwar Klarifikasi Tudingan Negatif soal Tambang Pasir di Perairan Pulau Babi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:55 WIB

Dua Rumah Kosong di Vila Bukit Balai Permai Karimun Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru