Membina Kelompok Tuah Ketam, PT Timah Tbk Mendorong Kemandirian Ekonomi Nelayan Desa Sawang Laut 

- Author

Kamis, 8 Juni 2023 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan dana CSR dari Koordinator CSR PT Timah kepada nelayan. (Foto: Humas PT Timah)

Penyerahan dana CSR dari Koordinator CSR PT Timah kepada nelayan. (Foto: Humas PT Timah)

Karimun, Kepriheadline.id – Keberadaan PT Timah Tbk sebagai perusahaan yang mendapatkan mandat dari negara untuk mengelola sumber daya alam timah tidak hanya untuk melaksanakan proses bisnis saja. Melainkan juga mendorong kemajuan dan kemandirian masyarakat di lingkar tambang.

Sejalan dengan semangat ini, anggota holding Industri pertambangan MIND ID secara berkelanjutan melaksanakan tanggungjawab sosial lingkungannya. Hal ini juga selaras dengan nilai-nilai Enviromental, Social dan Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan.

Melalui program pemberdayaan masyarakat, PT Timah Tbk di Unit Produksi Kundur mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui beberapa program seperti budidaya pembesaran kepiting bakau.

Budidaya kepiting bakau ini melibatkan kelompok Tuah Ketam, Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat. Melalui program ini memberikan peluang usaha bagi masyarakat untuk membudidayakan kepiting yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

Ketua Kelompok Tuah Ketam Amran menyampaikan sangat senang dengan program dari PT Timah Tbk, karena sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka hanya mengandalkan pendapatan sebagai nelayan yang menjaring ikan.

Baca Juga :  Kejari Karimun Selamatkan Rp 342 Miliar Lebih dari Pendampingan dan Gugatan Perdata Sepanjang 2025

“Sekarang selain dengan hasil menjaring ada tambahan pendapatan dari berbudidaya pembesaran kepiting bakau yang mana semua diberikan oleh PT Timah. Kami tidak hanya dibantu bibit saja, tapi juga diberikan pelatihan dan keperluan yang lainnya juga dibantu serta dibimbing dalam prosesnya,” katanya.

Saat ini, kata dia Kelompok Tuah Ketam sedang belajar untuk mandiri dan tidak lagi bergantung dengan bantuan dari PT Timah Tbk. Budidaya yang mereka jalani sudah memiliki hasil, namun tak lantas membuat mereka berpuas diri.

Saat ini Kelompok Tuah ketam telah memiliki dua kolam pembesaran kepiting dengan tiap kolam nya mampu diisi kurang lebih 200 sampai 250 ekor.

“Berkat dukungan PT Timah Tbk, kedepan kami mencoba untuk mandiri dan akan terus berkembang dengan pengalaman yang telah dimiliki. Karena kepiting ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan mudah untuk pemasaran karena masyarakat disekitar Kundur Barat ini hobby makanan seafood,” katanya.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Karimun Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2026 Mulai 2 Februari
Karimun Masih Miliki Satu Desa Tertinggal, Pemkab Siapkan Akselerasi Lintas OPD
Cerita Evakuasi di Damkar Karimun: Datang dengan Jari Sakit, Pulang dengan Senyum
Usai Kunjungan Mentan Amran, Karimun Dapat Bantuan Perkebunan Kelapa 500 Hektar
Nafkah Tak Cukup, Perceraian di Karimun Terus Meningkat Sepanjang 2025
Pasokan BBM Terputus di Karimun, Sejumlah SPBU Tutup dan UMKM Terdampak
Lentera Karimun Hadirkan Kopitiam Modern Dua Lantai, Lengkap dari Kuliner hingga Ruang Kerja Keluarga
Pengurus Kwarran Pramuka Meral Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:02 WIB

Satlantas Polres Karimun Gelar Operasi Keselamatan Seligi 2026 Mulai 2 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:24 WIB

Karimun Masih Miliki Satu Desa Tertinggal, Pemkab Siapkan Akselerasi Lintas OPD

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:24 WIB

Cerita Evakuasi di Damkar Karimun: Datang dengan Jari Sakit, Pulang dengan Senyum

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:20 WIB

Usai Kunjungan Mentan Amran, Karimun Dapat Bantuan Perkebunan Kelapa 500 Hektar

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:51 WIB

Nafkah Tak Cukup, Perceraian di Karimun Terus Meningkat Sepanjang 2025

Berita Terbaru