Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir, PT TIMAH Tbk Tanam 5000 Bibit Mangrove di Pantai Takari

- Author

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir, PT TIMAH Tbk Tanam 5000 Bibit Mangrove di Pantai Takari

Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir, PT TIMAH Tbk Tanam 5000 Bibit Mangrove di Pantai Takari

BANGKA – Mangrove berperan penting dalam menjaga ekosistem pesisir, untuk itu PT TIMAH Tbk secara berkelanjutan melaksanakan penanaman mangrove di wilayah operasional Perusahaan bersama Pemerintah maupun kelompok masyarakat.

Kali ini, PT TIMAH Tbk menanam sebanyak 5000 batang mangrove di Kawasan Pantai Takari, Desa Rebo Kabupaten Bangka pada Kamis (4/12/2025). Penanaman mangrove ini merupakan komitmen Perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Penanaman mangrove yang dilakukan PT TIMHAH Tbk ini merupakan bagian dari program keberlanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mendukung mitigasi perubahan iklim. PT TIMAH Tbk secara konsisten melaksanakan penanaman mangrove di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Kantor Pengelolaan Hutan Produksi Sigambir Kotawaringin, Tanaim mengapresiasi langkah PT TIMAH dalam menjaga ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove.

“Terima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang tetap konsisten mennaman mangrove di kawasan Hutan Lindung Rebo ini. Sebagaimana kita ketahui sepadan pantai ini banyak rusak karena aktivitas manusia. Dengan kita menanam mangrove kita mulai memperbaiki kawasan ini,” katanya.

Menurutnya, memperbaiki ekosistem pesisir seperti penanaman. mangrove akan memberikan dampak bagi masyarakat dan lingkungan secara langsung. Meskipun ini tidak bisa dilakukan secara cepat.

“Saya pernah menanam di Rambat Menduyung dan hari ini sudah kita lihat bagaimana di sana sudah ada kerang, kepiting. Artinya ekosistem yang tadinya rusak sekian tahun lalu mulai hidup kembali,” ucapnya.

Kedepan, Ia berharap PT TIMAH Tbk dapat konsisten melaksanakan penanaman mangrove dan bisa berkolaborasi dengan pihaknya. Penanaman yang dilakukan hari ini akan bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Penanaman mangrove ini harus dilakukan masif, jika mita biarkan terue menerus ekosistem pesisir kita akan semakin rusak. Kami bisa berkolaborasi dengan PT TIMAH Tbk untuk melakukan penanaman. Dengan ada mangrove ini kita harap menghidupkan kembali, mulai dari ikan kecil, kepiting, kerang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rahmaddinianto mengatakan, Kabupaten Bangka menghadapi 127 hektar lahan potensi kritis dan 24.240 hektar lahan kritis. Untuk itu, kata dia penting untuk melakukan mitigasi dalam pengelolaan lahan kritis, salah satunya dengan penanaman mangrove yang dilakukan bersama PT TIMAH Tbk.

“Penanaman mangrove oleh PT TIMAH Tbk dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan. Mangrove menjadi salah satu indikator penilaian pemerintah daerah dalam menilai upaya keberlanjutan lingkungan di Bangka. Manfaat penanaman mangrove dirasakan masyarakat, di antaranya bertambahnya kepiting dan lokan yang menjadi mata pencaharian, serta perlindungan dari abrasi,” jelas Ismir.

Untuk mengurangi lahan kritis di Bangka, Ia berharap semua pihak tidak hanya menanam saja, namun juga harus menjaga agar mangrove dapat tumbuh sesuai dengan harapan.

“Terima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang telah menanam mangrove, kita juga berharap PT TIMAH Tbk dapat memetakan dulu daerah-daerah mana yang akan diprioritaskan untuk kita melakukan intervensi langsung untuk melakukan penanaman mangrove. PT TIMAH Tbk ini kan sering menanam mangrove bersama masyarakat dan kami berharap itu juga dijaga dan dibina sehingga mereka turut menjaga maupun juga melestarikan mangrove yang ada,” harapnya.

Selain menanam mangrove, PT TIMAH Tbk juga melakukan monitoring pertumbuhan secara berkala untuk memastikan bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal. Langkah ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menjalankan praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Penanaman mangrove merupakan upaya Perusahaan dalam rehabilitasi pesisir yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Dengan kolaborasi dan komitmen yang berkelanjutan, perusahaan berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.

(*)

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : www.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB