Kasus Bunuh Diri Marak di Karimun, Wabup Dorong Peran Tetangga dan RT/RW

- Author

Selasa, 23 September 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole. Foto: Prokompim Kabupaten Karimun.

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole. Foto: Prokompim Kabupaten Karimun.

Karimun, KepriHeadline.id – Fenomena aksi bunuh diri yang terjadi beruntun dalam beberapa hari terakhir mendorong pemerintah daerah dan tokoh setempat mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian sosial.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole meminta warga saling mengamati dan membantu tetangga yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau kesulitan.

“Bahasa kita itu intip tetangga yang paling penting kiri kanan depan belakang itu dulu. Saling peduli, saling melihat. Kalau tak bisa diatasi, sampaikan ke kami, RT/RW terdekat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rocky mengatakan penyebab bunuh diri beragam, mulai dari tekanan ekonomi hingga persoalan rumah tangga. Karena itu, menurutnya, deteksi dini menjadi langkah utama untuk mencegah tragedi serupa.

“Indikasinya memang berbeda-beda jadi tidak bisa digeneralkan, tapi apa pun itu harus kita deteksi lebih dulu,” katanya.

Sebagai upaya penanganan, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun telah menyiapkan layanan kesehatan mental melalui Dinas Sosial. Rocky memastikan layanan tersebut akan diaktifkan kembali dan digerakkan untuk menjangkau warga yang membutuhkan.

“Layanan penanganan kesehatan mental itu sudah ada di Dinsos dan itu akan kami gerakan kembali,” kata dia.

Peristiwa bunuh diri tercatat terjadi secara beruntun di Karimun dalam sepekan terakhir. Pada 15 September 2025, seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani berinisial Ja (26) diduga mengakhiri hidup dengan melompat dari lantai empat rumah sakit.

Empat hari kemudian, 19 September 2025, seorang pemuda berinisial Fa (27) ditemukan tewas gantung diri di salah satu ruangan gedung PKSB Karimun. Terakhir, pada 21 September 2025, MI (34), warga Pasir Panjang, Meral Barat, ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di dalam kamarnya.

Kepala Dinas Sosial dan pihak terkait diharapkan memperkuat jaringan layanan rujukan dan edukasi kesehatan mental kepada RT/RW, tokoh masyarakat, serta keluarga korban. Selain itu, Rocky mengimbau agar masyarakat tak segan melapor bila menemukan warga yang mengalami gangguan kejiwaan atau dalam kondisi tertekan.

“Pencegahan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama keluarga, tetangga, dan aparat setempat. Sedikit perhatian bisa menyelamatkan nyawa,” tutup Rocky.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKSB Karimun Turun ke Jalan, Bagikan Ribuan Masker di Tengah Kabut Asap
Korupsi KUR Mikro di Karimun, 3 Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 740 Juta
Asap Kiriman Sumatera dan Kalimantan Selimuti Karimun, Jarak Pandang Kurang dari 1 Kilometer
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Kundur Ditemukan Meninggal Dunia
Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober
Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM
Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PKSB Karimun Turun ke Jalan, Bagikan Ribuan Masker di Tengah Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Korupsi KUR Mikro di Karimun, 3 Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 740 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Asap Kiriman Sumatera dan Kalimantan Selimuti Karimun, Jarak Pandang Kurang dari 1 Kilometer

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Kundur Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober

Berita Terbaru