Karimun, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun resmi meluncurkan logo city branding sebagai identitas visual baru daerah pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Peluncuran tersebut digelar di Panggung Puteri Kemuning, Coastal Area Karimun, Rabu (31/12/2025).
Logo city branding ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Karimun dalam memperkuat citra daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional. Identitas visual tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Karimun sebagai daerah tujuan investasi dan pariwisata.
Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, branding daerah memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu wilayah, terlebih Karimun memiliki posisi geografis yang strategis di jalur pelayaran internasional.
“Kami meyakini branding ini akan memengaruhi citra Karimun di tingkat nasional dan internasional, apalagi dengan letak geografis Karimun yang sangat strategis,” ujar Iskandarsyah.
Ia menambahkan, city branding dengan tagline “Karimun Melaju dalam Harmoni” diharapkan dapat memperkuat posisi Karimun dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Bonus demografi serta kemajemukan suku dan agama masyarakat Karimun merupakan modal besar untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan harmonis,” kata dia.
Selain peluncuran logo, acara tersebut juga diisi dengan lelang donasi berupa kaus eksklusif berlogo city branding Karimun. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana sebesar Rp28 juta yang akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Adapun logo city branding Karimun dirancang dengan filosofi yang merepresentasikan nilai budaya, identitas daerah, serta visi masa depan Kabupaten Karimun.
Bentuk utama logo berupa ketupat atau diamond persegi yang diputar 45 derajat dengan dominasi warna merah. Empat sisi diamond tersebut melambangkan empat azam Kabupaten Karimun, yakni Azam Ekonomi Berdimensi Kerakyatan di sisi kanan, Azam Iman dan Taqwa di sisi atas, Azam Peningkatan Sumber Daya Manusia di sisi bawah, serta Azam Pembangunan Seni dan Budaya di sisi kiri.
Sementara itu, bentuk diamond merah di bagian tengah dimaknai sebagai simbol persatuan. Elemen gunungan yang saling bertemu di keempat sisi menggambarkan nilai yang berakar kuat ke dalam, sedangkan bentuk geometris terbuka menyerupai kelopak atau sudut-sudut yang mengarah ke luar merepresentasikan keterbukaan Karimun terhadap dunia luar.
Dengan peluncuran city branding ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap identitas baru tersebut dapat menjadi simbol semangat kolektif dalam mewujudkan Karimun yang maju, harmonis, dan berdaya saing.
(*)
Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS
Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






