Kapal Tanker Bermuatan Minyak Mentah Kandas di Perairan Pulau Asam

- Author

Kamis, 7 Desember 2023 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal MT Liberty Kandas di Perairan Pulau Asam. Foto: Istimewa

Kapal MT Liberty Kandas di Perairan Pulau Asam. Foto: Istimewa

Karimun, KepriHeadline.id – Kapal Tanker bermuatan Minyak Mentah berbendera Kamerun kandas di Perairan Pulau Asam, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

Kapal bernama MT Liberty itu kandas pada Sabtu, 2 Desember 2023 dan hingga kini masih belum bisa dievakuasi. Beruntung, titik kandas kapal berukuran besar itu tidak menganggu alur pelayaran di Perairan Karimun.

MT. Liberty dengan 83.724 GT itu, diketahui membawa minyak mentah berjumlah 130.000 MT dengan jumlah ABK sebanyak 31 orang.

Diketahui, kapal tersebut terakhir bertolak dari Tanjung Pelepas Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Karimun, pada 28 November 2023.

Kapal tersebut mengalami kandas saat dipandu oleh pihak Pelindo yang melintas di laut yang dangkal dan berkarang di perairan Pulau Asam dengan kedalaman 11 meter.

Proses evakuasi saat ini masih dilakukan oleh KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun. Proses evakuasi dilakukan dengan cara menarik kapal dengan dibantu dengan tiga Tugboat dari PT. Pelindo dan dua Tugboat dari PT. Bias Delta Pratama.

“Evakuasi MT. Liberty dilaksanakan di bawah koordinasi KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun yang langsung melaksanakan aksi cepat mengerahkan 5 kapal Tugboat,” kata Humas KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Cahyono, Kamis 7 Desember 2023.

Baca Juga :  Putri Karunia Dewi, Bayi Cantik yang Melihat Dunia di Atas Kapal

Dalam aksi tersebut, KSOP Karimun menyebutkan bahwa telah berhasil melakukan evakuasi pengamanan terhadap MT. Liberty yang kandas.

“Tanker MT. Liberty masih dalam pantauan dan penjagaan KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun,” ujar Cahyo.

Kini, KSOP Karimun masih menunggu persetujuan dari Owner untuk melakukan pemindahan atau ship to ship untuk muatannya.

Selain itu, sebagai langkah pencegahan dan menjaga jalur perairan agar tidak terjadinya pencemaran. Pihaknya juga sementara ini melakukan prmasangan oil boom.

“Kita memastikan agar tidak adanya persoalan lainnya, seperti terganggunya jalur pelayaran, ada oil boom mencegah jika terjadinya pencemaran,” ucap Cahyo.

KSOP juga memastikan bahwa untuk kondisi kapal kandas tersebut masih kondisi aman. Dan juga dalam pengamatan visual kondisi kapal dan berjaga-jaga di lokasi untuk memberikan peringatan kepada kapal-kapal yang akan melintas agar berhati-hati pada perairan tersebut.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tercium Bau Busuk, Warga Temukan Jasad Nelayan di Kamar Kos Karimun
Hari Bakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Karimun Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah
Suplai Air Warga Mengering, PT Karimun Granite Bantu Air Bersih untuk 300 KK
Petugas Kewalahan, Karhutla Hampir Setiap Hari Terjadi di Karimun Awal 2026
Mutasi di Tubuh Polres Karimun, Empat Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan
BPR Tuah Karimun Nyaris Kolaps, Ini Jurus Bupati Iskandarsyah Menyelamatkan Bank Daerah
Penahanan 4 Tersangka Korupsi Dana Hibah KPU Karimun Diperpanjang, Jaksa Segera Limpahkan ke Tipidkor
Karimun Resmi Miliki Perda Kabupaten Layak Anak, Pemda–DPRD Siapkan Ruang Bermain hingga Kebijakan Anggaran Pro-Anak

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:11 WIB

Tercium Bau Busuk, Warga Temukan Jasad Nelayan di Kamar Kos Karimun

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:41 WIB

Hari Bakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Karimun Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Donor Darah

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:47 WIB

Suplai Air Warga Mengering, PT Karimun Granite Bantu Air Bersih untuk 300 KK

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:51 WIB

Mutasi di Tubuh Polres Karimun, Empat Jabatan Strategis Resmi Diserahterimakan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

BPR Tuah Karimun Nyaris Kolaps, Ini Jurus Bupati Iskandarsyah Menyelamatkan Bank Daerah

Berita Terbaru