Gapai Impian untuk Tunaikan Ibadah Haji, Pria 43 Tahun Asal Karimun Ke Mekkah dengan Bersepeda

- Author

Senin, 30 Oktober 2023 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Winaryo saat berada di Malaysia dalam perjalanannya menuju ke Mekkah. Foto: Istimewa

Foto Winaryo saat berada di Malaysia dalam perjalanannya menuju ke Mekkah. Foto: Istimewa

Karimun, Kepriheadline.id – Winaryo Sutarmo (43) Warga Pelipit, Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun rela mengayuh sepeda ribuan kilometer untuk dapat melaksanakan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekkah.

Winaryo akan menempuh perjalanan panjang menuju Mekkah dengan menggunakan sepeda miliknya. Ia akan melewati beberapa negara sebelum yiba di Mekkah.

Pria berusia 43 tahun itu memulai perjalanannya pada 14 Oktober 2023 kemarin, dan kini sudah berada di Malaysia untuk kemudian menuju negara Thailand, Myanmar, Bangladesh, Pakistan hingga ke Arab Saudi.

Perjalanan panjang itu telah sejak lama Ia impikan, akan tetapi hal itu baru kini dapat terealisasi. Alasan ekonomi, menjadi salah satu pendorong untuknya melakukan perjalanan ke Mekkah menggunakan sepeda miliknya.

“Niat saya itu udah sejak tahun 2006, tepatnya di tahun ketiga pernikahan. Hingga akhirnya saya dengan Bismillah bisa menunaikannya tahun ini,” ujar Winaryo, Minggu (29/10/2023).

Langkahnya untuk menunaikan ibadah haji di Mekkah dengan cara bersepeda itu semakin kuat, karena banyaknya inspirasi dari pesepeda lainnya yang lebih dulu berhasil tiba di mekkah dan menunaikan ibadah haji setelah menempuh perjalanan panjang dengan bersepeda.

“Saya belajar dari mereka bagaimana prosesnya dan rute-rutenya, ini menjadi pendorong niat saya untuk berangkat ke tanah suci,” katanya.

Ayah dari dua anak ini, bahkan telah mempersiapkan dirinya sejak 3 bulan lalu, dari berbagai kelengkapan sepeda, konsumsi dan peralatan pendukung lerjalanan jauh lainnya telah disiapkannya.

“Saya siapkan sedikit-sedikit selama berbulan-bulan, saya juga mendengar masukkan teman-teman apa saja yang dibutuhkan untuk bersepeda dengan perjalanan panjang ini,” katanya.

Pria alumni SMA Negeri 1 Karimun tahun 1998 ini juga mengakui bahwa keterbatasan ekonomi menjadi alasannya untuk pergi ibadah haji atau umroh menggunakan sepeda.

Meski adanya keterbatasan dan hanya membawa uang seadanya, Winaryo merasa tidak putus asa dan yakin dirinya bisa tiba ke tanah suci Mekkah.

Terlebih, keluarga besar dan teman-temannya sangat mendukung penuh niatnya tersebut.

“Alhamdulillah keluarga dan teman-teman sangat mendukung, saya juga memohon doa dari semuanya. Semoga niat saya ini berjalan lancar dan bisa tiba di tanah suci dengan selamat,” kata Winaryo.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat
Hanyut ke Malaysia, Dua Nelayan Karimun Diselamatkan dalam Operasi Gabungan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Rabu, 15 April 2026 - 12:46 WIB

Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan

Berita Terbaru