Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104.082 Benih Bening Lobster Senilai Rp 11 Miliar

- Author

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104.082 Benih Bening Lobster Senilai Rp 11 Miliar.

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 104.082 Benih Bening Lobster Senilai Rp 11 Miliar.

BATAM, KepriHeadline.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau menggagalkan upaya penyelundupan 104.082 ekor benih bening lobster (BBL) yang diduga akan dikirim secara ilegal ke luar negeri.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu (4/2/2026) di Perairan Pulau Teluk Bakau, Kota Batam, Kepulauan Riau. Total nilai ekonomi benih bening lobster yang berhasil diamankan ditaksir mencapai Rp 11,04 miliar.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Sodikin, menjelaskan penggagalan upaya penyeludupan tersebut, berawal dari informasi intelijen terkait adanya pergerakan high speed craft (HSC) yang diduga membawa BBL menuju perairan luar Indonesia.

“Petugas menerima informasi adanya HSC yang dicurigai akan melakukan penyelundupan benih bening lobster. Setelah itu, satuan tugas patroli laut langsung melakukan pemantauan dan plotting posisi,” kata Sodikin dalam Konferensi Pers digelar di BPBL Batam, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menuturkan, saat pemantauan dilakukan di sekitar Perairan Pulau Combol dan Selat Mi, Kabupaten Karimun, petugas melihat sebuah HSC dengan haluan mengarah ke utara atau menuju Malaysia.

“Satgas langsung melakukan pengejaran. Namun, HSC tersebut akhirnya mengandaskan diri, sementara para pelaku melarikan diri,” ujar Sodikin.

Setelah dilakukan pengamanan, petugas menemukan sebanyak 21 kotak berisi benih bening lobster di dalam kapal tersebut. Seluruh muatan kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut.

Menurut Sodikin, benih bening lobster hasil penindakan tidak dimusnahkan, melainkan dibudidayakan dan dilepasliarkan kembali ke laut.

“BBL tersebut dilepasliarkan di Perairan Pulau Galang Baru, Batam, bersama Komando Daerah Angkatan Laut IV Batam, Bea Cukai Batam, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau, serta Pangkalan PSDKP Batam,” jelasnya.

Ia menegaskan, penyelundupan benih bening lobster melanggar sejumlah ketentuan hukum, di antaranya Pasal 102A Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara dan denda hingga Rp 5 miliar.

Selain itu, pelaku juga dapat dijerat Undang-Undang Perikanan dan Undang-Undang tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman penjara maksimal enam tahun serta denda hingga Rp 3 miliar.

Sodikin menambahkan, penggagalan ini menjadi penindakan pertama pada tahun 2026 yang dilakukan Kanwil Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau terkait penyelundupan BBL.

“Sepanjang 2025, kami telah dua kali menggagalkan penyelundupan benih bening lobster dengan total nilai barang mencapai Rp 41,15 miliar. Ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga sumber daya alam Indonesia,” tegasnya.

Ke depan, Bea dan Cukai Kepri berkomitmen memperkuat pengawasan dan sinergi dengan TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya guna memberantas praktik penyelundupan dan mengamankan penerimaan negara, sejalan dengan arahan Presiden RI melalui program Asta Cita.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

70 CPNS Kanwil Ditjenpas Kepri Resmi Jadi PNS, Kakanwil Tekankan Integritas
Irjen Pol Suhendri Resmi Jadi Kapolda Kepri, Asep Safrudin Kini Kabareskrim Polri
Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan 
Mulai Hari Ini, Ferry Gold Coast Bengkong Layani Pelayaran Langsung ke Puteri Harbour, Ini Jadwalnya
HARRIS Hotels dan Sindo Ferry Hadirkan “Sailprise on Board” di Rute Batam-Singapura
Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional
Ascott dan Paradise Indonesia Perkuat Kemitraan, 7 Hotel Dikelola hingga 2056
Warga Keluhkan Showroom Mobil ROW yang Diduga Kuasai Bahu Jalan Dekat Mako Brimob Kepri

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Irjen Pol Suhendri Resmi Jadi Kapolda Kepri, Asep Safrudin Kini Kabareskrim Polri

Senin, 21 September 2026 - 11:28 WIB

Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan 

Minggu, 20 September 2026 - 10:41 WIB

Mulai Hari Ini, Ferry Gold Coast Bengkong Layani Pelayaran Langsung ke Puteri Harbour, Ini Jadwalnya

Rabu, 16 September 2026 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels dan Sindo Ferry Hadirkan “Sailprise on Board” di Rute Batam-Singapura

Senin, 14 September 2026 - 18:30 WIB

Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB