Balai Karantina Kepri Musnahkan HPTK dan OPTK Hasil Penindakan di Pelabuhan Internasional Karimun

- Author

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memusnahkan barang-barang hasik sitaan dari penumpang dengan menggunakan mesin Incenerator. Foto: rc/kepriheadline.id

Petugas memusnahkan barang-barang hasik sitaan dari penumpang dengan menggunakan mesin Incenerator. Foto: rc/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau memusnahkan barang-barang hasil penindakan di Pelabuhan Internasional Karimun.

Barang-barang tersebut diamankan karena termasuk ke dalam media pembawa HPHK (Hama dan Penyakit Hewan Karantina) dan OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina).

Adapun OPTK yang dimusnahkan berupa jenis daging dan pakan he2an sebanyak 27 kilogram. Buah segar asal Malaysia dan Singapura sebanyak 246,6 kilogram 21 batang bibit tanaman dari Singapura, 30 batang bunga polong asal malaysia dan 11 kilogram umbi-umbian.

Barang-barang itu dimusnahkan dengan menggunakan alat incenerator atau dibakar dengan suhu 1.000 derajat celcius hingga hancur.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau Herwintarti mengatakan, barang-barang hasil penindakan ini merupakan barang bawaan penumpang kapal luar negeri, Malaysia dan Singapura.

“Barang-barang ini tirak dilengkapi dengan dokumen resmi, sehingga kami lakukan penyitaan,” kata Herwintarti, Kamis, 29 Februari 2024.

Baca Juga :  Kawasan Pelipit Lagi-Lagi Terendam Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa

Disebutkannya, saat ini Kepri bebas dari sejumlah penyakit seperti PMK, rabies, nipah ataupun penyakit eksotis lain di luar negeri.

Namun dengan geografis yang berbatasan langsung dengan negara lain seperti Malaysia dan Singapura, maka perlu penguatan karantina.

“Ini mengancam Kepri sebagai border terdepan NKRI. Kita perlu penguatan fungsi karantina untuk biosecurity. Ini juga perlu sinergitas dengan otoritas pintu masuk dan keluar. Baik udara serta laut, kita harus memiliki tujuan yang sama. Ini harus kita pertahankan,” katanya.

Dalam pemusnahan itu, turut hadir Ketua Tim Penegakan Hukum Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepri Aditya Pratama Akhiruddin, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun Kristiyani Maryatiningsih, serta perwakilan instansi terkait.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG
Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan
Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan
Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS
Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi
Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:17 WIB

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:22 WIB

Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02 WIB

Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi

Berita Terbaru