Kisah Pempek Udang Ak Leho yang Makin Dikenal Masyarakat, Mersi: Semakin Semangat Setelah Mendapatkan Dukungan dari PT Timah

- Author

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Pempek Udang Ak Leho yang Makin Dikenal Masyarakat, Mersi: Semakin Semangat Setelah Mendapatkan Dukungan dari PT Timah. FOTO: Corporate Communication PT Timah Tbk

Kisah Pempek Udang Ak Leho yang Makin Dikenal Masyarakat, Mersi: Semakin Semangat Setelah Mendapatkan Dukungan dari PT Timah. FOTO: Corporate Communication PT Timah Tbk

BANGKA BARAT – Pempek Udang merupakan salah satu kuliner khas Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat. Salah satu pempek udang yang terkenal yakni Ak Leho.

Ak Leho usaha pempek udangn dirintis Mersi bersama rekan-rekannya di Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat terus berkembang dengan dukungan dari PT Timah.

Mersi menceritakan, semula mereka hanya memrpoduksi pempek udang dalam skala kecil hanya untuk konsumsi keluarga dan orang-orang sekitar. Namun, seiring perkembangannya, mulai ada pesanan yang datang.

Usaha pempek udang yang dirintis bersama anggota kelompok ini telah berjalan beberapa tahun belakangan, namun mereka mengalami kendala untuk mengembangkan misalnya soal pemasaran, peralatan dan produksi yang masih terbatas.

“Dulu kan kita jualan nawarin datang ke kantor-kantor pemda itupun produksi masih dalam skala kecil. Sekarang Alhamdullillah dengan dukungan PT Timah semua mulai berkembang,” cerita Mersi beberapa waktu lalu.

Namun, berkat dukungan dari PT Timah mereka seperti memiliki harapan baru untuk terus semangat mengembangkan usaha mereka. Apalagi PT Timah juga membantu mempromosikan produk mereka.

“Namanya juga usaha dulu kadang kita bikin kalau mau jualan saja, kalau sekarang enggak. Kita semangat, karena pasti hampir ada pesanan. Termasuk PT Timah yang sering pesan produk. Jadi kami merasa dibina dan semangat terus tidak hanya diberikan bantuan saja.” ucapnya,

Pada hari-hari biasa, mereka bisa memproduksi sekitar ratusan puntung pempek udang dengan menggunakan bahan baku ikan sekitar 20-30kg per hari. Jumlah ini bisa meningkat apabila pada musim lebaran atau hari besar lainnya karena tingginya permintaan.

PT Timah kata Mersi telah berperan penting dalam mendukung pengembangan usaha mereka, dimana PT Timah membantu memberikan bantuan peralatan seperti freezer, mesin giling, alat kemasan seperti vacum, rumah produksi hingga pemasaran produk mereka.

“Alhamdullillah dengan bantuan dari PT Timah kami bisa produksi lebih banyak karena sudah punya freezer untuk stok bahan baku. Kalau dulu bikin tergantung ketersediaan bahan baku. Kalau lagi musim udang kami bisa beli banyak udang dan disimpan jadi setiap hari bisa bikin walaupun lagi enggak musim udang,” ungkapnya.

Kini, usaha pempek udang yang mereka jalani bukan hanya berkembang, tapi juga memberikan lapangan pekerjaan bagi perempuan di sektitar mereka sehingga bisa meningkatkan penghasilan para ibu-ibu.

“Karena kita kalau beli udang sekarang banyak, kita mengajak ibu-ibu untuk mengupas udangnya. Selain anggota kelompok, jadi warga di sekitar juga terdampak dari usaha yang kami lakukan,” ucapnya.

Diakui Mersi, dalam menjalankan usaha ada beberapa tantangan yang dihadapi seperti ketersediaan bahan baku, pemasaran yang masih belum optimal. Namun, hal itu terus memacu mereka untuk bisa terus berkembang.

“Terasa sekali perbedaan usaha dari awalnya sebelum mendapatkan bantuan dari PT Timah dengan sekarang. Jadi lebih semangat dengan adanya bantuan dari PT Timah karena kami punya tanggung jawab sudah dibantu jadi harus bisa berkembang dan bisa memberikan penghasilan bagi kami ibu-ibu ini,” ucapnya.

Kedepan, Mersi berharap PT Timah dapat terus membina dan mendukung usaha mereka, sehingga Pempek Udang Ak Leho bisa maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : www.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB