Bersama Kelompok Nelayan di Matras, PT Timah Kembali Tenggelamkan Rumpon

- Author

Jumat, 25 April 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama Kelompok Nelayan di Matras, PT Timah Kembali Tenggelamkan Rumpon. FOTO: Corporate Communication PT Timah Tbk

Bersama Kelompok Nelayan di Matras, PT Timah Kembali Tenggelamkan Rumpon. FOTO: Corporate Communication PT Timah Tbk

BANGKA – PT Timah terus berkomitmen untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, termasuk menjaga ekosistem laut . Bersama kelompok nelayan di wilayah operasional Perusahaan, PT Timah kerap melakukan penenggelaman rumpon.

Seperti pekan ini, PT Timah bersama Kelompok Nelayan Bersatu Tambat Labuh menenggelamkan rumpon di Perairan Matras, Kabupaten Bangka pada Selasa (22/4/2025) lalu.

Rumpon atau rumah ikan buatan yang diletakkan di laut ini menjadi harapan baru bagi para nelayan di sekitar Pantai Matras. Rumpon yang ditenggelamkan kali ini adalah jenis Gorong-gorong.

Sebagaimana diketahui, rumpon berfungsi untuk menarik ikan untuk berkumpul, sehingga para nelayan tidak perlu melaut terlalu jauh dan bisa meningkatkan hasil tangkapan ikan.

Selain menenggelamkan rumpon bersama, PT Timah juga melibatkan para nelayan untuk membuat rumpon sehingga bisa memberikan penghasilan tambahan bagi mereka.

Bersamaan dengan kegiatan ini, PT Timah juga menyerahkan bantuan life jacket dan perpanjangan masa aktif BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan.

Ketua Kelompok Nelayan Bersatu Tambat Labuh, Okrodi mengapresiasi perhatian yang diberikan PT Timah terhadap Keberlanjutan Nelayan di Matras.

“Terima kasih kami ucapkan, PT Timah telah membantu dalam pembuatan rumpon ini dan juga penenggelaman rumpon. Kami berharap Nelayan kami dan PT Timah dapat terus bekerja sama secara berkelanjutan,“ ungkapnya.

Menurut Okrodi, Penenggelaman Rumpon ini telah memberikan efek yang signifikan bagi kesejahteraan nelayan di Pantai Matras.

“Dengan adanya rumpon ini, jadi banyak ikan yang berkumpul, dan nelayan jadi tidak perlu mencari ikan dengan jarak yang terlalu jauh dari daratan,” ujarnya.

Senada dengan yang disampaikan Suharli, juga merasa terbantu dengan adanya penenggelam rumpon ini. Ia berharap, nantinya akan semakin banyak ikan yang datang.

“Ya senang dengan adanya rumpon, semoga nantinya rumpon ini bisa banyak ikan,” ucapnya.

(*)

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : www.timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB