Karimun Rayakan Hari Jadi ke-197 pada 1 Mei

- Author

Kamis, 1 Mei 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karimun Rayakan Hari Jadi ke-197 pada 1 Mei. FOTO: Istimewa/KepriHeadline.id

Karimun Rayakan Hari Jadi ke-197 pada 1 Mei. FOTO: Istimewa/KepriHeadline.id

Karimun, KepriHeadline,id – Tanggal 1 Mei menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Karimun, menandai 197 tahun sejak berdirinya pemerintahan Karimun yang berakar dari masa Kerajaan Riau-Lingga.

Penetapan tanggal ini sebagai Hari Jadi Karimun didasarkan pada kajian sejarah yang mendalam dan telah diformalkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Hari Jadi Karimun.

Dasar historisnya adalah empat lembar surat ingatan dari Raja Jafaar, Yang Dipertuan Muda VI, yang pada tahun 1828 mengangkat putranya, Raja Abdul Rahman, sebagai pemimpin pertama di Karimun. Fakta ini menjadi tonggak utama dalam penetapan 1 Mei sebagai hari lahir pemerintahan Karimun.

Peringatan Hari Jadi Karimun ke-197 tahun ini dirayakan melalui Rapat Paripurna DPRD Karimun bersama Pemerintah Daerah dan unsur terkait lainnya.

Bupati Karimun, Ing. Iskandarsyah, menyatakan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk membangun masa depan Karimun yang lebih baik.

“Jika para raja terdahulu telah meletakkan dasar pembangunan Karimun, kini menjadi tugas kita untuk melanjutkan dan membawanya ke arah yang lebih maju,” ujar Iskandar usai mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi Karimun ke-197 di DPRD Karimun, Kamis, 1 Mei 2025.

Lebih lanjut, Iskandar menyampaikan rencana untuk menyusun agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Karimun, sebagai tindak lanjut dari Perda yang sudah ditetapkan.

“Ke depan, kami akan merancang Peraturan Bupati sebagai turunan Perda tersebut, agar lebih terstruktur, termasuk kegiatan yang bisa dilakukan seminggu sebelum hari peringatan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam Perda tersebut terdapat ketentuan mengenai penyelenggaraan pesta rakyat, yang akan disosialisasikan kepada masyarakat agar lebih memahami makna Hari Jadi Karimun.
Iskandar turut menegaskan bahwa Hari Jadi Karimun berbeda dengan peringatan otonomi daerah yang jatuh pada 12 Oktober.

“Tanggal 12 Oktober lebih kepada perayaan otonomi daerah yang ditandai dengan upacara resmi. Sedangkan Hari Jadi Karimun mencerminkan sejarah panjang berdirinya pemerintahan di wilayah ini sejak zaman kerajaan,” pungkasnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Karimun Musnahkan 344,44 Gram Sabu Tangkapan Periode Maret 2026
SMP Muhammadiyah Karimun Kembali Mengukir Prestasi di Batam Scout Day 2026
Sambut Hari Jadi Karimun ke-198, Pegawai Diminta Pakai Baju Melayu dan Pasang Umbul-umbul
Barrier Gate Parkir Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Rusak, Sistem Kembali Manual
FPK Karimun 2025–2030 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Harmoni untuk Dorong Investasi
SDN 01 Karimun Raih Juara Umum Penggalang di Batam Scout Day 2026
Kapal Pengangkut Kelapa Kandas di Perairan Moro Timur
Rencana Penerapan Pembayaran Non-Tunai di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Dikeluhkan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 12:31 WIB

Polres Karimun Musnahkan 344,44 Gram Sabu Tangkapan Periode Maret 2026

Rabu, 29 April 2026 - 11:14 WIB

SMP Muhammadiyah Karimun Kembali Mengukir Prestasi di Batam Scout Day 2026

Rabu, 29 April 2026 - 10:23 WIB

Sambut Hari Jadi Karimun ke-198, Pegawai Diminta Pakai Baju Melayu dan Pasang Umbul-umbul

Selasa, 28 April 2026 - 20:47 WIB

Barrier Gate Parkir Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Rusak, Sistem Kembali Manual

Selasa, 28 April 2026 - 12:23 WIB

FPK Karimun 2025–2030 Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Harmoni untuk Dorong Investasi

Berita Terbaru