Soal Operasional Desa Tahap III, Dinas PMD Karimun Buka Suara 

- Author

Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PMD Kabupaten Karimun Jackie Stewart Touw. (Foto: Dokumen Arsip)

Kepala Dinas PMD Kabupaten Karimun Jackie Stewart Touw. (Foto: Dokumen Arsip)

Karimun, KepriHeadline.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menanggapi isu tentang belum di bayarkannya Operasional Desa Tahap III yang berdampak pada staf Pendukung Kantor Pemerintah Desa.

Soal permasalahan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun Jackie Stewart Touw buka suara.

Kepala Dinas PMD Jackie Stewart Touw mengatakan, untuk pembayaran Gaji staf pendukung kantor desa dapat di maksimalkan melalui Operasional Desa yang sudah di bayarkan. Sambil menunggu penyaluran ADD berikutnya.

“Kami mengajak Kepala Desa berserta unsur yang ada untuk dapat memahami dan bijaksana dalam menyikapi hal ini” ujar Jackie.

Jackie menjelaskan untuk tahun 2024 untuk gaji dan tunjangan (siltap) kepala Desa dan perangkat desa maupun BPD sampai bulan Juli sudah dibayarkan.

“Namun untuk staf pendukung memang menjadi kewenangan kepala desa untuk mengangkatnya dengan memperhatikan kemampuan keuangan Desa yang gajinya bersumber dari OP desa. OP desa sampai bulan April dan kegiatan tahap 1 (semester 1) juga sudah dibayarkan” jelasnya.

Kadis PMD juga menjelaskan dan yang perlu kita pahami bahwa ADD ini bersumber dari 10 % dana transfer yang di terima pemerintah daerah dari pemerintah pusat.

“Kita juga selalu berkoordinasi antara Dinas PMD dengan BPKAD tentang pembayaran ADD ini. Apabila dana transfer tersebut diterima, maka porsi untuk desa akan segera dibayarkan. Tidak ada kesengajaan untuk memperlambat pembayaran ADD. Semua tergantung dari dana transfer yang di terima” tuturnya.

Jackie menyebutkan, Selain ADD setiap desa Juga menerima Dana Desa ( DD). Untuk Tahun 2024 Dana Desa sudah 100 % dibayarkan pada bulan Juli yang lalu. Dan pemkab Karimun menjadi salah satu daerah yang tercepat pembayaran Dana Desanya.

“Kita mengajaklah semua Kepala Desa beserta jajarannya bijaksana dalam memaksimalkan Operasional Desa, dan menjaga tetap kondusif. Sementara ini kita tengah menunggu dari pemerintah pusat” tutup Jackie.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB