Info BMKG, Wilayah Karimun Diprediksi akan Diguyur Hujan Hingga Minggu Mendatang

- Author

Jumat, 12 April 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lalu lintas di kawasan Trafic Light Sei Lakam saat hujan melanda Kabupaten Karimun. (foto: Kepriheadline.id)

Kondisi lalu lintas di kawasan Trafic Light Sei Lakam saat hujan melanda Kabupaten Karimun. (foto: Kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Stasiun Meteorologi Raja Haji Abddullah Kabupaten Karimun memprediksi wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan diguyur hujan hingga dua hari kedepan.

Hal ini disebabkan adanya konvergensi awan yang memanjang di sekitar wilayah Kepulauan Riau dan labilitas lokal kuat yang mendukung pembentukan awan hujan.

Forcaster BMKG Karimun Younggy Hutabarat mengatakan, prakiraan cuaca di wilayah Karimun untuk dua hari kedepan diperkirakan berawan sampai dengan hujan dengan intesitas ringan dan sedang.

“Prakiraan kami, sampai 14 April mendatang potensi cuaca dari berawan hingga hujan dwngan intensitas ringan dan sedang. Penyebabnya, larena adanya konvergensi awan yang memanjang di sekitar wilayah Kepri dan juga labilitas kuat yang mendukung proses pembentukan awan hujan,” kata Younggy, Jumat, 12 April 2024.

Lebih lanjut, Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebay uang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Prakiraan kami potensi terjadi itu pada pagi hari sampai siang. Sehingga kami minta untuk masyarakat selalu waspada,” katanya.

Ia juga mengingatkan kepada pengguna dan penyedia jasa angkutan laut untuk memperhatikan kondisi cuaca ketika hendak berlayar. Selalu mengedepankan keselamatan dan tidak memaksakan berlayar ketika cuaca sedang tidak baik.

“Selalu perhatikan dan berkooordinasi bersama kami. Apabilacuaca buruk, silahkan untuk menunggu terlebih dahulu, dan apabila sedang berlayar, kami minta untuk mencari tempat yang aman, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB