PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

- Author

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

PT TIMAH Tbk melalui Emergency Response Team (ERT) turut terlibat aktif membantu proses pemadaman karhutla di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

Terhitung sejak Januari hingga 25 Agustus, tim pemadam PT TIMAH telah melakukan 97 kali penanganan karhutla di sejumlah daerah, mulai dari Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, hingga Kundur.

Kehadiran tim tanggap darurat tersebut dinilai membantu mempercepat proses penanganan kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, mengapresiasi keterlibatan PT TIMAH dalam membantu penanganan karhutla di wilayah Babel.

Menurut dia, penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, BUMN, maupun instansi vertikal.

“Alhamdulillah semua stakeholder termasuk PT TIMAH sudah dipertemukan. PT TIMAH sangat luar biasa dalam membantu kami mempercepat pemadaman karhutla, terutama di musim El Nino Godzilla ini,” kata Budi.

Respons Cepat Tim Pemadam PT TIMAH

Budi mengatakan, tim pemadam PT TIMAH memiliki respons cepat ketika terjadi kebakaran. Koordinasi penanganan juga dilakukan melalui grup komunikasi Si Jago Merah Bangka Belitung sebagai sarana mempercepat penyampaian informasi dan mobilisasi petugas.

PT TIMAH memiliki sejumlah armada pemadam yang ditempatkan di berbagai wilayah operasional untuk mendukung respons terhadap kebakaran.

Armada tersebut ditempatkan di Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kundur, serta Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Penempatan armada di sejumlah wilayah memungkinkan petugas bergerak lebih cepat ketika terjadi kebakaran, terutama di daerah yang membutuhkan dukungan tambahan.

Menurut Budi, kontribusi PT TIMAH telah dirasakan dalam penanganan kebakaran, khususnya di wilayah Bangka bagian utara dan Bangka Barat.

“Untuk membantu terutama di wilayah utara, Kabupaten Bangka, responsnya luar biasa. Begitu juga di Kabupaten Bangka Barat sangat membantu,” ujarnya.

Ia menilai, tantangan penanganan karhutla tidak dapat dihadapi sendiri oleh pemerintah atau satu instansi tertentu. Kolaborasi menjadi faktor penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.

“Jika semua stakeholder, baik BUMN, vertikal maupun pemerintah, sudah bersatu untuk membantu sesama, insyaallah kita akan lebih kuat dalam menghadapi cuaca atau musim El Nino Godzilla ini,” katanya.

Budi juga menyampaikan apresiasi kepada PT TIMAH yang terus mendukung pemerintah daerah dalam penanganan karhutla.

“Terima kasih banyak buat PT TIMAH yang telah membantu kami pemerintah provinsi. Pak Gubernur juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan, terutama pemadam di PT TIMAH itu sendiri,” ujarnya.

Kendala Ketersediaan Air

Dalam proses penanganan karhutla, salah satu kendala yang masih dihadapi petugas adalah ketersediaan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

Kapasitas tangki armada pemadam yang terbatas membuat petugas harus melakukan pengisian ulang apabila tidak tersedia pasokan air di lokasi.

Budi menjelaskan, armada pemadam umumnya membawa sekitar empat hingga lima ton air. Apabila persediaan air habis dan tidak tersedia sumber air maupun armada penyuplai, petugas membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk melakukan pengisian kembali.

“Kalau kita hanya sendiri dan tidak ada langsung supply air, kita harus mengambil air lagi. Itu butuh waktu kurang lebih 15 sampai 30 menit,” jelasnya.

Karena itu, pola kerja bersama melalui tim Si Jago Merah Bangka Belitung menjadi penting. Kehadiran armada dari berbagai instansi memungkinkan proses pemadaman dan suplai air dilakukan secara bergantian.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menggandeng Perumda Air Minum untuk mendukung ketersediaan sumber air. Salah satunya dengan membuka akses hidran di sejumlah titik guna mempercepat pengisian air bagi armada pemadam.

Masyarakat Diminta Tidak Memicu Kebakaran

Selain memperkuat kesiapsiagaan dan respons pemadaman, Budi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Ia meminta masyarakat tidak sengaja membakar lahan maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan titik api, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.

“Mohon kepada seluruh masyarakat, stop, berhenti untuk jahil ataupun sengaja. Jangan usil,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat ikut melaporkan apabila menemukan adanya tindakan yang diduga sengaja memicu kebakaran.

“Kalau ada yang melihat orang yang sengaja, tolong dibantu untuk penangkapan agar ada efek jera,” katanya.

Budi berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, PT TIMAH, dan seluruh pemangku kepentingan tidak hanya dilakukan ketika musim kemarau atau saat ancaman karhutla meningkat.

Menurut dia, kerja sama tersebut perlu terus diperkuat karena kebakaran hutan dan lahan memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

“Selanjutnya kita jangan sampai di musim El Nino ini saja, tetapi ke depannya juga kita tetap bersinergi karena ini adalah nyawa masyarakat kita. Di sini ada efek sosial dan ekonomi juga,” katanya.

(*)

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting
Rayakan HUT Ke-50 dengan Aksi Berbagi, PT Timah Bagikan Ratusan Paket Makanan untuk Santri di Bangka Selatan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB