KARIMUN, KepriHeadline.id – Muhammad Holik resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Karimun periode 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Gedung Nasional Karimun, Jumat (22/5/2026), dan dipimpin langsung Ketua IPSI Provinsi Kepulauan Riau, Sugianto.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru IPSI Karimun setelah Holik terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI IPSI Karimun yang digelar Januari lalu.
Dalam pidato perdananya sebagai ketua, Muhammad Holik menegaskan komitmennya untuk menjadikan IPSI Karimun lebih solid dan berprestasi, sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai budaya asli Indonesia.
Menurut Holik, pencak silat tidak hanya bicara soal kemampuan bertarung, tetapi juga tentang pendidikan karakter, kedisiplinan, persaudaraan, dan penghormatan kepada guru.
“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang harus dijaga bersama. Kami ingin IPSI Karimun menjadi wadah pemersatu seluruh perguruan untuk bersama-sama mencetak atlet berprestasi dan generasi muda berkarakter,” kata Holik.
Ia menyebut, salah satu fokus utama kepengurusan ke depan ialah memperkuat pembinaan atlet usia dini dan meningkatkan prestasi di berbagai ajang olahraga tingkat daerah maupun nasional.
Selain itu, Holik juga mengajak seluruh perguruan silat di Karimun mengesampingkan perbedaan demi kemajuan bersama.
“Kita harus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan. Jika seluruh perguruan bersatu, saya yakin IPSI Karimun mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang bisa bersaing di level nasional hingga internasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karimun, Usman, menyatakan pencak silat selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan daerah dalam mendulang medali.
Karena itu, ia berharap kepengurusan baru IPSI Karimun mampu mempertahankan tradisi prestasi tersebut, terutama menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri 2026.
“Silat selalu menjadi penyumbang medali bagi Karimun. Kami berharap pengurus baru bisa menjaga bahkan meningkatkan capaian tersebut,” ujar Usman.
Sementara itu, Ketua IPSI Kepri, Sugianto, menilai pencak silat memiliki peran penting dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif, termasuk narkoba dan kenakalan remaja.
Ia juga mendorong agar pencak silat semakin diperkenalkan di lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Silat bukan hanya olahraga, tetapi bagian dari identitas budaya bangsa. Ini harus terus diwariskan kepada generasi muda,” katanya.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan perwakilan KONI Kabupaten Karimun, Sri Anita. Ia optimistis IPSI Karimun mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi pada masa mendatang.
“Semangat para pendekar Karimun luar biasa. Tinggal bagaimana organisasi ini dikelola secara profesional agar prestasi terus meningkat,” ujar Sri Anita.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, IPSI Karimun kini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, menjaga persatuan antarperguruan, serta membawa nama Karimun semakin dikenal melalui prestasi pencak silat.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







