KARIMUN, KepriHeadline.id – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Karimun diisi dengan kegiatan edukasi kesehatan bertema Deteksi Dini Kanker Serviks. Kegiatan tersebut digelar di Indonesia Healthcare Corporation (IHC) Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun dan diikuti puluhan peserta dari berbagai organisasi perempuan.
Edukasi berlangsung di ruang rapat lantai 3 RSBT Karimun dengan menghadirkan dokter spesialis kandungan, dr. Hasron Surahman Harahap, M.Ked (OG), Sp.OG, sebagai narasumber utama. Sementara itu, Direktur IHC RSBT Karimun, dr. Sylvia Triana, M.Ked (Ped), Sp.A, turut hadir dan membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, dr. Sylvia menekankan pentingnya kesadaran perempuan terhadap kesehatan reproduksi, khususnya dalam upaya pencegahan kanker serviks yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan.
“Melalui momentum Hari Kartini ini, kami ingin mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, terutama melakukan deteksi dini kanker serviks secara rutin,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan edukasi ini diharapkan mampu membantu para ibu menjaga kesehatannya, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang cara mencegah dan mendeteksi kanker serviks sejak dini agar tidak terlambat dalam penanganannya.
“Tentu dengan begini, ibu-ibu lebih diingatkan lagi untuk lebih memperhatikan kesehatannya,” kata dia.
Lebih lanjut, dr. Sylvia berharap momentum peringatan Hari Kartini dapat melahirkan perempuan masa kini yang lebih berdaya, mampu menghadapi tantangan, serta terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia juga menyampaikan bahwa RSBT Karimun secara rutin menggelar kegiatan edukasi kesehatan, baik di lingkungan rumah sakit maupun langsung ke masyarakat.
“Selain kegiatan edukasi di rumah sakit, kami juga siap membantu apabila dibutuhkan untuk kegiatan serupa di masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Karimun, seperti Dharma Wanita dari KSOP, Bandara, Bea Cukai, Persit, Jalasenastri, Imigrasi serta Bhayangkari. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab bersama narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks semakin meningkat, sejalan dengan semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






