MEMPAWAH – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pertanahan dan tata ruang yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (10/1/2026).
Ossy menyebut, masyarakat saat ini menuntut layanan yang cepat, bersih, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan. Menurut dia, isu pelayanan publik menjadi perhatian utama pimpinan Kementerian ATR/BPN.
“Ada tuntutan masyarakat, mereka ingin pelayanannya cepat dan bersih, tetapi tetap harus prudent dan compliance. Pak Menteri ATR juga terus-menerus membahas pelayanan publik ini sebagai isu yang fundamental,” ujar Ossy di hadapan jajaran Kantor Pertanahan Mempawah.
Dalam kesempatan tersebut, Ossy juga menyoroti progres penyelesaian berkas pertanahan yang menjadi fokus Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid sejak kuartal IV 2025. Ia mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat yang dinilai berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyelesaian berkas.
“Luar biasa kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat. Alhamdulillah, dalam dua bulan terakhir tahun 2025, kita berhasil menyelesaikan banyak berkas berkat semangat kerja seluruh jajaran,” kata Ossy.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat Mujahidin Maruf beserta para pejabat administrator di lingkungan Kanwil BPN Kalbar.
Memasuki tahun 2026, Ossy mengimbau agar penyelesaian berkas pertanahan dilakukan secara lebih terencana. Ia mendorong penerapan inovasi serta penyusunan peta jalan (roadmap) penyelesaian berkas berdasarkan kuartal agar prioritas dan tenggat waktu menjadi lebih jelas.
“Ke depan, penyelesaian berkas perlu dibuatkan roadmap dari Q1 hingga Q4, lengkap dengan waktu penyelesaiannya, sehingga penanganannya lebih terukur dan terencana,” ujar Ossy.
Sebagai bagian dari kunjungan kerja tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan tujuh sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat. Sertipikat yang diserahkan terdiri atas satu sertipikat wakaf, tiga sertipikat hak pakai, dan tiga sertipikat hak milik.
(*)Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






