Bupati Iskandarsyah Fasilitasi Solusi Rekrutmen Tenaga Lokal PT Saipem Lewat Skema “Man Power” Pemuda

- Author

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda Pangke dan Pangke Barat Bakal Kelola ‘Man Power’ untuk Rekrutmen di PT Saipem

Pemuda Pangke dan Pangke Barat Bakal Kelola ‘Man Power’ untuk Rekrutmen di PT Saipem

Karimun, KepriHeadline.id – Ratusan warga Desa Pangke dan Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, membatalkan rencana unjuk rasa terhadap perusahaan migas PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB).

Pembatalan aksi tersebut terjadi setelah Pemerintah Kabupaten Karimun memfasilitasi pertemuan antara perwakilan warga, aliansi pemuda, dan pihak perusahaan. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bersama terkait mekanisme rekrutmen tenaga kerja lokal.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan salah satu solusi yang disepakati adalah pembentukan perusahaan penyalur tenaga kerja (man power company) yang akan dikelola langsung oleh pemuda dari dua desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen membantu masyarakat dan menjadi jembatan antara perusahaan dan pemuda tempatan. Salah satu solusi yang disepakati bersama adalah pembentukan perusahaan man power oleh pemuda Pangke dan Pangke Barat,” ujar Iskandarsyah, Kamis (16/10/2025).

Melalui perusahaan ini, tenaga kerja lokal akan disalurkan secara resmi untuk mengisi kebutuhan proyek di PT Saipem. Skema tersebut juga dinilai sebagai bentuk pemberdayaan pemuda sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih besar bagi masyarakat tempatan.

“Perusahaan ini nantinya diberi kesempatan untuk menyuplai tenaga kerja lokal ke PT Saipem. Jadi, akan ada perusahaan subkontraktor yang dimiliki dan dikelola pemuda setempat,” jelas Iskandarsyah.

Selain itu, Bupati memastikan bahwa PT Saipem akan mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami ingin anak-anak muda kita memiliki keterampilan yang relevan agar bisa bersaing dan mengisi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan besar seperti Saipem,” ujarnya.

Data terakhir menunjukkan, sekitar 5.100 orang bekerja di PT Saipem, dengan 67 persen di antaranya merupakan warga Kabupaten Karimun. Dari jumlah itu, 371 pekerja berasal langsung dari Desa Pangke dan Pangke Barat.

Koordinator lapangan aksi, Izwan, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah yang telah mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Selama ini komunikasi dengan perusahaan cukup sulit. Kami berterima kasih kepada Pemkab Karimun karena sudah membantu menjembatani dan mencari solusi,” kata Izwan.

Ia menambahkan, masih ada sekitar 490 warga lokal dari dua desa tersebut yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Dengan adanya perusahaan man power yang baru, pihaknya berharap peluang kerja bagi warga lokal dapat meningkat secara bertahap.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKSB Karimun Turun ke Jalan, Bagikan Ribuan Masker di Tengah Kabut Asap
Korupsi KUR Mikro di Karimun, 3 Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 740 Juta
Asap Kiriman Sumatera dan Kalimantan Selimuti Karimun, Jarak Pandang Kurang dari 1 Kilometer
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Kundur Ditemukan Meninggal Dunia
Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober
Nelayan Hilang Saat Menjaring Ikan di Perairan Kundur, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pemeriksaan Kesehatan Gratis IHC RSBT Karimun Disambut Antusias Pengunjung KWM
Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PKSB Karimun Turun ke Jalan, Bagikan Ribuan Masker di Tengah Kabut Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Korupsi KUR Mikro di Karimun, 3 Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 740 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Asap Kiriman Sumatera dan Kalimantan Selimuti Karimun, Jarak Pandang Kurang dari 1 Kilometer

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Kundur Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Kualitas Udara Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Belajar dari Rumah 14-16 Oktober

Berita Terbaru