Sejumlah Perusahaan Malaysia Jajaki Investasi di Karimun

- Author

Selasa, 9 September 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Perusahaan Malaysia Jajaki Investasi di Karimun.

Sejumlah Perusahaan Malaysia Jajaki Investasi di Karimun.

Karimun, KepriHeadline.id – Sejumlah perusahaan asal Malaysia menunjukkan minat untuk menanamkan investasi di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Syifa Petco Internasional (Syifa Group) dengan Pemerintah Kabupaten Karimun di Ballroom Hotel Aston, Selasa (9/9/2025).

MoU ini akan menjadi platform komunikasi untuk mengembangkan berbagai peluang bisnis di Karimun, mulai dari sektor infrastruktur, pelatihan tenaga kerja, hingga pengembangan pelabuhan.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan bahwa investasi yang ditawarkan mencakup pengembangan Pelabuhan Parit Rempak, Goldcost, pusat pelatihan tenaga kerja (training center), serta peluang investasi lain yang tersedia di daerah itu.

“Saat ini masih dalam tahap penjajakan. Kami sudah menawarkan sejumlah peluang investasi yang ada di Karimun,” ujar Iskandarsyah.

Ia menambahkan, Syifa Group memiliki beberapa entitas perusahaan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan investasi di Karimun. Namun, nilai investasi yang akan dikucurkan belum dapat dipastikan.

“Nilai investasi belum ditetapkan, tetapi dari hasil kunjungan mereka, ada ketertarikan terutama terkait tenaga kerja,” ucapnya.

Menurut Iskandarsyah, pemerintah daerah berkomitmen menjaga faktor keamanan, kenyamanan, serta kemudahan perizinan agar iklim investasi di Karimun semakin kondusif.

“Pelabuhan adalah kunci pengembangan bisnis. Karena itu, kami fokus merancang infrastruktur pelabuhan sebagai salah satu prioritas,” kata dia.

CEO PT Syifa Petco Internasional, Eka Yazmi Ade, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan wujud keseriusan pihaknya berinvestasi di Karimun.

“Pertemuan ini adalah tindak lanjut. Tahap selanjutnya kami akan meninjau langsung potensi yang bisa dikembangkan di Karimun,” ungkapnya.

Eka menambahkan, pihaknya akan menginventarisasi kemudahan yang ditawarkan pemerintah, termasuk mitigasi risiko, agar investasi dapat berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Secara geografis, Karimun sangat strategis karena dekat dengan negara-negara maju seperti Singapura dan Johor. Kami ingin Karimun minimal bisa menyamai kawasan tersebut,” tuturnya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam
PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan
Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili
Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang
Listrik Padam Berjam-jam di Karimun, PLN Ungkap Penyebab dan Minta Maaf ke Pelanggan
Puting Beliung Terjang Perumahan Gladiola Karimun, 11 Rumah Rusak Parah
Bupati dan Wakil Bupati Karimun Tegaskan Penataan Pasar Berpihak pada Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:33 WIB

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Raib Saat Listrik Padam, Kotak Infaq Masjid di Karimun Ditemukan Kosong di Area Makam

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

PAW Kepala Desa Pangke Barat Segera Berjalan

Rabu, 15 April 2026 - 16:17 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa Terungkap, Eks Kades Sanglar Segera Diadili

Rabu, 15 April 2026 - 16:07 WIB

Sengketa Pengangkatan Direktur Perumda Karimun Bergulir di PTUN Tanjungpinang

Berita Terbaru

Dua tersangka dugaan korupsi surat tanah di Desa Pangke digiring ke Mobil Tahanan.

KARIMUN

Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:33 WIB