Karimun, KepriHeadline.id – Ratusan satuan pendidikan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menerima bantuan perangkat Smart TV atau Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah pusat melalui Program Digitalisasi Pendidikan.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Regel Tuerah, mengatakan bahwa bantuan Smart TV itu telah disalurkan ke sekolah-sekolah sampai akhir 2025.
“Penyalurannya sudah dilakukan sampai akhir tahun lalu,” ujar Grandy, Sabtu (17/1).
Ia menjelaskan, setiap satuan pendidikan menerima satu unit Smart TV yang akan digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran interaktif di kelas.
“seluruh satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di Karimun sudah menerima bantuan ini. Untuk jenjang PAUD, masih sebagian yang menerima, dari 153 PAUD baru sekitar 80-an satuan pendidikan yang suda menerima,” kata Grandy.
Menurut dia, masih terdapat sejumlah sekolah, terutama yang berada di wilayah kepulauan di luar Pulau Karimun, yang belum dapat memanfaatkannya secara optimal bantuan tersebut. Kendala utama adalah belum tersedianya aliran listrik di saat jam sekolah maupun akses internet yang masih terbatas di lokasi sekolah.
“Ada beberapa sekolah yang belum memiliki akses internet, sehingga perangkat belum bisa dimanfaatkan secara optimal dan tersimpan di sekolah,” ujarnya.
Grandy berharap, keberadaan Smart TV dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran seiring perkembangan teknologi pendidikan.
“Gunakan dan jaga dengan baik. Bantuan ini memang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami juga berharap ke depan program seperti ini terus berlanjut,” kata dia.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah