KSOP Karimun Sanksi Dua Tekong Speedboat Usai Aksi Ugal-ugalan di Laut

- Author

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSOP Karimun Sanksi Dua Tekong Speedboat Usai Aksi Ugal-ugalan di Laut

KSOP Karimun Sanksi Dua Tekong Speedboat Usai Aksi Ugal-ugalan di Laut

KARIMUN, KepriHeadline.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun menjatuhkan sanksi kepada dua tekong speedboat penumpang, yakni SB Satria Express dan SB Karunia Jaya, setelah video aksi berbahaya mereka di laut viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, kedua speedboat diduga melaju dengan cara ugal-ugalan meski sedang mengangkut penumpang. Perilaku tersebut memicu kepanikan penumpang, bahkan menimbulkan kemarahan saat mereka tiba di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam.

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan memanggil dan memeriksa kedua tekong yang mengemudikan kapal saat kejadian.

“Kedua tekong sudah kami panggil dan dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP). Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya terbukti melakukan pelanggaran karena ugal-ugalan saat membawa penumpang,” ujar Supendi saat dikonfirmasi, Senin  (30/3/2026).

Ia menegaskan, tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan pelayaran, terutama karena melibatkan penumpang umum.
Sebagai sanksi, KSOP melarang kedua tekong tersebut untuk mengemudikan kapal selama dua pekan. Selain itu, otoritas juga menahan dokumen penting mereka berupa Surat Kecakapan Kapal (SKK) 30/60 mil serta buku pelaut.

“Larangan berlayar selama dua minggu dan penahanan dokumen kami berlakukan sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus efek jera,” kata Supendi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui kedua tekong melakukan aksi saling kebut di laut saat mengoperasikan kapal. KSOP menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan guna memastikan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Karimun tetap terjaga.

(*)

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mayat Tanpa Identitas di Perairan Karimun Diduga Korban Jatuh dari Kapal di Singapura
Jembatan Gantung Jadi Harapan Warga Sugie Besar untuk Dongkrak Ekonomi dan Pendidikan
Imigrasi Karimun Bebaskan Biaya Overstay bagi WNA Terdampak Konflik Timur Tengah
Breaking News! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Mudu Karimun
BumDes Beruntung Panen Perdana Jagung Pakan, Karimun Mulai Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Daerah
PT Timah Salurkan Santunan untuk Tahfiz Al-Qur’an, Jadi Penyemangat Generasi Qurani di Ramadan
Penilaian Festival Eid Mubarak Karimun Diklaim Transparan, Pemenang Diumumkan 28 Maret
Mesin Kapal Bermasalah, Nelayan di Karimun Dilaporkan Hilang Kontak

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:28 WIB

Mayat Tanpa Identitas di Perairan Karimun Diduga Korban Jatuh dari Kapal di Singapura

Senin, 30 Maret 2026 - 19:14 WIB

Jembatan Gantung Jadi Harapan Warga Sugie Besar untuk Dongkrak Ekonomi dan Pendidikan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:33 WIB

Imigrasi Karimun Bebaskan Biaya Overstay bagi WNA Terdampak Konflik Timur Tengah

Senin, 30 Maret 2026 - 13:59 WIB

Breaking News! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Mudu Karimun

Senin, 30 Maret 2026 - 13:08 WIB

BumDes Beruntung Panen Perdana Jagung Pakan, Karimun Mulai Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

Berita Terbaru