Debit Air Waduk Sei Bati Turun Signifikan, Perumda Tirta Mulia Siapkan Antisipasi

- Author

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debit Air Waduk Sei Bati Turun Signifikan, Perumda Tirta Mulia Siapkan Antisipasi

Debit Air Waduk Sei Bati Turun Signifikan, Perumda Tirta Mulia Siapkan Antisipasi

KARIMUN, KepriHeadline.id – Musim kemarau yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada menurunnya debit air di sejumlah waduk di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Salah satu yang terdampak signifikan adalah Waduk Sei Bati, yang kini mengalami penyusutan hingga 7,5 meter dari total kedalaman awal 10 meter.

Saat ini, kedalaman air di Waduk Sei Bati tersisa sekitar 2,5 meter. Penurunan tersebut menjadi perhatian serius karena waduk ini merupakan salah satu sumber utama pasokan air baku bagi masyarakat di Bumi Berazam.

Selain Sei Bati, dua waduk lainnya juga mengalami penyusutan meski dalam skala lebih kecil. Di Waduk Sentani, dari kedalaman awal 13 meter, terjadi penyusutan 1,5 meter sehingga tersisa 11,5 meter. Sementara itu, Waduk Pongkar mengalami penurunan 2 meter dari total kedalaman 15 meter dan kini berada di angka 13 meter.

Mengantisipasi dampak kekeringan, Dkrektur Perumda Tirta Mulia Karimun Ferry Kurniawan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga ketersediaan air bersih bagi pelanggan di Bumi Berazam.

Baca Juga :  Korban Laka Lantas di Jalan Pertambangan Karimun, Meninggal Dunia

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambah jam operasional pompa intake dari Waduk Sentani ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sei Bati.

Saat ini, suplai air baku ke Waduk Sei Bati masih berlangsung selama 16 jam per hari.

“Ke depan akan kita evaluasi sesuai kondisi di lapangan. Jika memang terjadi kekeringan lebih lanjut di Waduk Sei Bati, maka pengoperasian pompa penyadapan air baku ke IPA Sei Bati akan ditingkatkan menjadi 24 jam,” ujar Ferry, Minggu (15/2/2026).

Ia memastikanpelanggan tidak perlu khawatir. Pasalnya, jaringan perpipaan antara Waduk Sentani dan Waduk Sei Bati sudah terkoneksi, sehingga distribusi air baku dapat dialihkan dan dioptimalkan sesuai kebutuhan.

“Sudah terkoneksi, sehingga daoag kuta optimalkan,” katanya.

Dengan skema konektivitas tersebut, perusahaan optimistis pasokan air bersih untuk masyarakat Karimun tetap aman meski terjadi penurunan debit air di salah satu waduk utama.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Karimun Ingatkan ASN soal Disiplin Jam Kerja: “Ngopi Boleh, Tapi Tahu Waktu”
Bupati Iskandarsyah Rotasi 144 Pejabat Pemkab Karimun, Tekankan Profesionalisme dan Hindari Pelanggaran Hukum
Sambut Imlek 2577 Kongzili, Lanal Tanjung Balai Karimun dan INTI Bersihkan Vihara Cetya Vidya Sagara
Curi Kabel dan Bawa Senjata Tajam, Dua Pria Kabur Usai Dikejar Warga
Jelang Imlek dan Ramadhan 1447 H, Pemkab Karimun Gelar Pasar Murah di Sei Lakam Timur
PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Januari 2026, Dukung Pendidikan hingga Kesehatan
Polres Karimun dan Tim Gabungan Razia 11 Toko Penjual Miras dan Rokok Ilegal
Pembatalan M Zen Jadi Direktur Perumda Diprotes, Massa Geruduk Kantor Bupati Karimun

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:32 WIB

Debit Air Waduk Sei Bati Turun Signifikan, Perumda Tirta Mulia Siapkan Antisipasi

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:39 WIB

Bupati Karimun Ingatkan ASN soal Disiplin Jam Kerja: “Ngopi Boleh, Tapi Tahu Waktu”

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:25 WIB

Bupati Iskandarsyah Rotasi 144 Pejabat Pemkab Karimun, Tekankan Profesionalisme dan Hindari Pelanggaran Hukum

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:09 WIB

Sambut Imlek 2577 Kongzili, Lanal Tanjung Balai Karimun dan INTI Bersihkan Vihara Cetya Vidya Sagara

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:43 WIB

Curi Kabel dan Bawa Senjata Tajam, Dua Pria Kabur Usai Dikejar Warga

Berita Terbaru