Mayat Tanpa Identitas di Perairan Karimun Diduga Korban Jatuh dari Kapal di Singapura

- Author

Senin, 30 Maret 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat Tanpa Identitas di Perairan Karimun Diduga Korban Jatuh dari Kapal di Singapura

Mayat Tanpa Identitas di Perairan Karimun Diduga Korban Jatuh dari Kapal di Singapura

KARIMUN, KepriHeadline.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang melalui Pos SAR Tanjung Balai Karimun mengevakuasi sesosok jenazah yang ditemukan mengapung di perairan Pulau Mudu, Kabupaten Karimun, Senin (30/3/2026).

Jenazah tanpa identitas tersebut diduga kuat merupakan korban kecelakaan laut atau man overboard yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Singapura pada 27 Maret 2026.

Informasi penemuan pertama kali diterima Com Center Kantor SAR Tanjungpinang dari pihak kepolisian melalui seorang anggota bernama Toni. Laporan tersebut menyebutkan adanya mayat terapung di perairan sekitar Pulau Asam.

Berdasarkan hasil koordinasi awal, ciri-ciri jenazah mengarah pada korban insiden jatuh dari kapal yang terjadi di wilayah West Keppel Fairway, Singapura. Saat kejadian, otoritas setempat, yakni Port Operations Control Centre (POCC/MPA) dan Polisi Maritim Singapura, telah melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan hingga diduga terbawa arus ke perairan Indonesia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan tim SAR gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan.

“Setelah menerima laporan dari pihak kepolisian, tim SAR gabungan segera menuju lokasi di perairan Pulau Asam. Jenazah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan telah dibawa ke RSUD Karimun untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Fazzli.

Proses evakuasi melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. Saat ditemukan, kondisi jenazah mengapung di laut dan langsung diamankan menggunakan kantong jenazah untuk menjaga kondisi fisik sebelum penanganan medis.

Hingga saat ini, Kantor SAR Tanjungpinang masih berkoordinasi dengan otoritas Singapura guna memastikan identitas korban melalui proses identifikasi di RSUD Karimun.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB