Karimun, KepriHeadline.id – Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Tanjung Rambut, tepatnya di depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun.
Sebuah speed boat dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi, mengakibatkan tiga orang selamat dan satu orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan laporan kecelakaan tersebut diterima pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 06.40 WIB dari anggota Polairud Tanjung Balai Karimun.
“Berdasarkan informasi awal, kejadian ini berlangsung pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Perairan Tanjung Rambut, dengan posisi koordinat 01° 07′ 42.7″ Lintang Utara dan 103° 32′ 58.9″ Bujur Timur,” ujar Fazzli, Jumat pagi.
Fazzli menjelaskan, peristiwa bermula saat empat orang berangkat memancing dari kawasan Pintu Air Kolong menggunakan speed boat pancung bermesin 200 PK menuju perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca di lokasi tiba-tiba memburuk.
“Korban sempat berupaya menepi, tetapi mesin kapal mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan. Akibatnya, speed boat dihantam ombak hingga terbalik,” kata Fazzli.
Seluruh penumpang terjatuh ke laut dan berusaha menyelamatkan diri dengan cara mengapung menggunakan jerigen. Setelah berjam-jam terombang-ambing, tiga korban akhirnya ditemukan oleh kapal KM Sempurna di perairan Pulau Pandan pada pukul 11.00 WIB dan langsung dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun.
Adapun tiga korban yang berhasil selamat yakni Misran (45), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing; Reski Febrianda (19), warga Perum Bukit Indah Carok, Kecamatan Tebing; serta Supriyanto (25), warga Pelabuhan Kolong.
Sementara satu korban lainnya, Zainudin (33), warga Ranggam, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, hingga kini masih dinyatakan hilang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan operasi pencarian pada Jumat pagi, setelah mendapatkaj laporan. Sebanyak lima personel Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Tanjung Balai Karimun dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 TBK.
“Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, Satpolairud Polres Karimun, serta masyarakat setempat. Pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan,” ujar Fazzli.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus dilanjutkan
(*)
Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






