Reforma Agraria Jadi Jalan Damai Akhiri Konflik Agraria di Desa Soso Blitar

- Author

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reforma Agraria Jadi Jalan Damai Akhiri Konflik Agraria di Desa Soso Blitar. FOTO: Biro Humas Kementerian ATR/BPN

Reforma Agraria Jadi Jalan Damai Akhiri Konflik Agraria di Desa Soso Blitar. FOTO: Biro Humas Kementerian ATR/BPN

BLITAR – Konflik agraria yang membelit Desa Soso, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, selama belasan tahun akhirnya menemukan titik terang. Melalui kolaborasi lintas instansi dalam Program Reforma Agraria, ketegangan antara petani dan perusahaan perkebunan berhasil diselesaikan tanpa konfrontasi.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama PT Kismo Handayani dan masyarakat setempat memfasilitasi penyelesaian konflik melalui skema redistribusi tanah. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil sejak 2022, ketika suasana desa yang sebelumnya diwarnai ketegangan perlahan berubah menjadi lebih kondusif.

Kepala Perkebunan PT Kismo Handayani, Dwi Setyo Rahadi, mengakui bahwa konflik agraria di Desa Soso kemungkinan besar tidak akan berakhir tanpa peran aktif Kementerian ATR/BPN yang memulai proses mediasi secara berkelanjutan.

“Komunikasi yang kurang baik bisa berdampak besar. Setelah kami turun langsung dan berdialog dengan masyarakat, kami jadi lebih memahami akar konflik, baik sebelum maupun setelah redistribusi tanah,” ujar Dwi di Desa Soso, Senin (5/1/2026).

Ia menambahkan, perusahaan tetap menjalankan kegiatan operasional perkebunan sekaligus memberikan pendampingan kepada warga. Menurutnya, pendekatan edukatif menjadi kunci agar lahan yang telah diredistribusikan dapat dikelola secara optimal oleh petani.

“Saya sering berkeliling bukan untuk mengatur, tetapi memberi pemahaman agar tanah dimanfaatkan secara maksimal. Sekarang hasilnya jauh lebih baik,” kata Dwi.

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Lewat Wisata Edukatif, PT Timah Bersama Lembaga Adat Mapur Hadirkan Kampung Adat Gebong Memarong

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar, Barkah Yoelianto, menegaskan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam penyelesaian konflik agraria. Keberhasilan di Desa Soso, menurut dia, terjadi karena seluruh pihak bersedia duduk bersama dan menyamakan visi.

“Kami memfasilitasi pihak-pihak yang berkonflik untuk berdialog. Ketika ada kemauan menyelesaikan masalah, solusi bisa dicapai. Kuncinya kolaborasi dan pembagian peran yang jelas,” ujar Barkah.

Ia menjelaskan, peran pemerintah tidak berhenti pada penerbitan sertipikat tanah. Setelah redistribusi, dilakukan pula penataan akses dan pengelolaan lahan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Setelah sertipikat diberikan, tanahnya ditata dan pengelolaannya juga diarahkan agar produktif,” kata Barkah.

Penyelesaian konflik agraria di Desa Soso tak hanya meredakan ketegangan antara masyarakat dan perusahaan, tetapi juga membuka peluang pembangunan ekonomi lokal. Kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi contoh bahwa konflik agraria dapat diselesaikan melalui dialog, empati, dan komitmen bersama dalam mewujudkan Reforma Agraria yang berkeadilan.

(*)


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sembilan Satpam PT Timah Terima Penghargaan Polres Bangka Barat di HUT ke-45 Satpam
Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Perkuat Kolaborasi Lintas Biro Sambut Program Kerja 2026
PT TIMAH Serahkan Aset Masjid Baiturahim di Sungailiat kepada Yayasan
PT TIMAH Perkuat Dukungan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Mobil Sehat PT Timah Layani 7.114 Warga di Babel dan Kepri Sepanjang 2025
Dermaga Pelabuhan KITB Siak Ambruk, Satu Mobil Terjatuh ke Laut
Perkuat Ekonomi Pesisir, PT Timah Perbaiki Dermaga Teluk Belilik di Bangka Barat
Tutup Tahun 2025, PT TIMAH Tbk Gelar Kontemplasi untuk Perkuat Kinerja di Tahun Baru
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:48 WIB

Sembilan Satpam PT Timah Terima Penghargaan Polres Bangka Barat di HUT ke-45 Satpam

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:10 WIB

Sekjen ATR/BPN Ajak Jajaran Perkuat Kolaborasi Lintas Biro Sambut Program Kerja 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:04 WIB

Reforma Agraria Jadi Jalan Damai Akhiri Konflik Agraria di Desa Soso Blitar

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:21 WIB

PT TIMAH Serahkan Aset Masjid Baiturahim di Sungailiat kepada Yayasan

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

PT TIMAH Perkuat Dukungan Pendidikan, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca