Karimun, KepriHeadline.id – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole memimpin uji coba penanaman 2.000 bibit bawang merah di lahan seluas satu hektare yang berlokasi di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Rabu (7/1/2026).
Uji coba ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mengurangi ketergantungan pasokan bawang merah dari luar daerah. Selama ini, kebutuhan bawang merah di Karimun tergolong tinggi dan mencapai sekitar 25 ton per pekan.
Rocky mengatakan, potensi lahan pertanian di Karimun dinilai cukup memadai untuk mendukung budidaya bawang merah secara berkelanjutan.
“Kebutuhan bawang merah di Karimun cukup besar. Karena itu, kita berupaya menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah. Lahan masih tersedia, dan berdasarkan kajian tim ahli, kondisi tanah di sini cocok untuk ditanami bawang merah,” kata Rocky di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, proses budidaya dilakukan dengan perencanaan teknis yang matang melalui pendampingan penyuluh pertanian serta kerja sama dengan kelompok tani setempat. Masa tanam diperkirakan mencakup 32 hari masa semai dan sekitar 75 hari hingga masa panen.
Menurut Rocky, program ini juga sejalan dengan kebijakan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI. Pemerintah daerah, kata dia, berperan menyiapkan lahan, sarana pendukung, serta pendampingan teknis agar produktivitas pertanian dapat meningkat.
Dalam kesempatan itu, Rocky turut menyoroti keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian. Ia menyebut, mulai muncul minat dari kelompok milenial untuk terjun langsung mengembangkan usaha pertanian di Karimun.
“Ini hal yang menggembirakan. Ada anak-anak muda yang datang dan menyampaikan ketertarikannya mengembangkan pertanian. Ini menjadi energi baru bagi daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, pemerintah daerah juga menyiapkan satu hektare lahan tambahan yang akan difokuskan untuk pengembangan bawang merah dan komoditas sayuran lainnya.
Kegiatan tanam perdana tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), penyuluh pertanian, serta kelompok tani. Pemerintah berharap Kelurahan Pamak dapat menjadi proyek percontohan bagi wilayah lain di Karimun dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Jika uji coba ini berhasil, ketergantungan Karimun terhadap pasokan bawang dari luar pulau diharapkan dapat berkurang sekaligus menekan fluktuasi harga di tingkat konsumen.
(*)Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






